Posts

Showing posts from October, 2014

Seminar Pembimbing Rakan Sekerja (PERASA) Jabatan Pendidikan Wiayah Persekutuan Kuala Lumpur 2014

As Salam and greetings. Alhamdulillah and so distinguished be a part of kulaan KL to share stories about beauty of PERASA world. This time I shown my scholarly presentations through working paper. In sha Alloh, I will attach a slide presentation or working paper in this blog, or if necessary be I attach slideshare.com (ID: cikgulah OR see deep below of this articles) so that Kulaan&Kulator can download, and share with others or with colleagues at school or with individuals who have loved ones around you, yes .... Thank you and Congratulations to all involved in the organizing committee. Amazingly, meeting in cyberspace only (through the application Telegram and WhatsApp) last week (7-10 / 10/14) resulted in the generous result! Congratulations kulator-kulator! Thank you and hope to see you again .... p / s: Please pray for my (succesfully & dipermudahakanNya) in my doctoral studies this time. As Salam from me Hasbullah@roy, Utm jeBee http://www.slideshare.net/cikgulah/pera...

Kisah Sahabat Nabi Muhammad SAW Yang Bernama Julaibib (Julaibib friends of Muhammad PBUH-with translation)

Kisah Menakjubkan Sahabat Nabi Julaibib Mendapatkan Jodoh - Namanya Julaibib, begitulah dia biasa dipanggil. Nama ini sendiri mungkin sudah menunjukkan ciri fisiknya yang kerdil dan pendek. Nama Julaibib adalah nama yang tidak biasa dan tidak lengkap. Nama ini, tentu bukan ia sendiri yang menghendaki. Bukan pula orangtuanya. Julaibib hadir ke dunia tanpa mengetahui siapa ayah dan ibunya. Demikian pula orang-orang, semua tidak tahu, atau tidak mau tahu tentang nasab Julaibib. Bagi masyarakat Yatsrib, tidak bernasab dantidak bersuku adalah cacat sosial yang sangat besar. Julaibib yang tersisih Tampilan fisik dan kesehariannya juga menjadi alas an sulitnya orang lain ingin berdekat-dekat dengannya. Wajahnya jelek terkesan sangar, pendek, bunguk, hitam, dan fakir. Kainnya usang, pakaiannya lusuh, kakinya pecah-pecah tidak beralas. Tidak ada rumah untuk berteduh, tidur hanya berbantalkan tangan, berkasurkan pasir dan kerikil. Tidak ada perabotan, minum hanya dari kolam umum yang dicidu...